jangan Menilai
Moral, wejangan No Comments »Jangan lha kita menilai seseorang dari apa dan bagaimana dia berprilaku sehari-hari, kerna kita tidak punya kuasa untuk itu, kerna hanya guru yang bisa menilai muridnya dan hanya Tuhan yang bisa menilai Hambanya.
Ada seorang tokoh yang bernama Mulla Nashruddin Hoja, lahir pada tahun 1227 M ( 605 H ) di Timur tengah, sangat mungkin dengan apa yang disebut sekarang dengan Iran. Dia sering berkunjung kedaerah-daerah sekitarnya dengan mengendarai keledainya yang terkenal itu yang akhirnya mengantarkan dia bermukim di Turki. Masa mudanya bersamaan dengan ekspansi kekaisaran Mongol ke Asia dan masa tuanya bersamaan dengan penaklukan TImur Lenk. Mulla sekolah di Konya Turki dan memperoleh gelar keagamaan dan dia ditunjuk untuk menggantikan ayahnya yang wafat sebagai Qadhi ( Hakim ), namun Mulla melepaskan jabataan tersebut.
Banyak orang yang melihat sekitarnya dengan pola pikirnya sendiri, tanpa disadari dia menilai sekitarnya dengan pikirannya sendiri yang sebenarnya itu mencerminkan siapa dia sebenarnya.
akan hari kemudian, hari yang Abadi, dimana kehidupan itu adalah kehidupan untuk selamanya, kita selalu terkunci dalam pikiran dengan apa yang kita lihat dan rasakan sekarang ini, namun itu mungkin hanya senilai setegukan air pelepas dahaga.
Selalu semua hal dibandingkan dengan kondisi kita sekarang, tapi tidak pernah kita membandingkan dengan nilai-nilai rujukan yai


