Yogyakarta
liburan No Comments »Akhirnya sampai juga di Yogyakarta, kota yang terkenal dengan Gudeg, Keraton, dan Tentu saja Mbah Marijan. Pesawat Lion Air Boing 737-400 mendarat tepat jam 13.20 wib pada tanggal 22.02.08 hari Jum’at.
Kota yang 10 tahun yang lalu pernah dikunjungi hanya 3 jam ini ternyata masih menyimpan sebuah ketertarikan tersendiri, dengan perasaan masih binggung mau ngapain di kota ini,mobil penjemputan sudah melaju kencang diantara hujan yang katanya hampir setiap hari menguyur kota ini, namun dengan ketergesaan akhirnya mobil tersebut mengantarkan kami ke Wisma MM UGM (sebuah penginapan yang bertaraf Hotel bintang 4).
Oke…masih dengan perasaan males tiba-tiba Panitia menyerahkan kunci kamar bernomer 709 yang akhirnya menemani selama 4 hari disini. Setelah mandi dan berganti baju makan malam di Cokro Sob Buntut terbaik di Jogja, setelah kenyang dan mulai mengantuk diputuskan untuk kembali ke Hotel, walaupun sudah ada 10 rencana malam ini yang rasanya masih kurang menarik untuk dikunjungi.
Banyak orang yang melihat sekitarnya dengan pola pikirnya sendiri, tanpa disadari dia menilai sekitarnya dengan pikirannya sendiri yang sebenarnya itu mencerminkan siapa dia sebenarnya.
warna, asa dan
bahkan bertahun-tahun tidak pernah habis orang untuk bercerita tentang cinta.
Perjalanan yang cukup panjang, dan menyelesaikan masalah yang cukup berat, berhadapan dengan orang-orang dengan kultur dan budaya yang berbeda-beda ang saling mempertahankan Ego masing-masing, namun Team bekerja dengan maksimal, dan hasil yang dicapai cukup memuaskan, mudah-mudahan seluruh tenaga dan pikiran yang di keluarkan mampu mengantarkan kepada sebuah perubahan yang lebih baik.
akan hari kemudian, hari yang Abadi, dimana kehidupan itu adalah kehidupan untuk selamanya, kita selalu terkunci dalam pikiran dengan apa yang kita lihat dan rasakan sekarang ini, namun itu mungkin hanya senilai setegukan air pelepas dahaga.


